Jumat, 09 Desember 2016

metode menangani murai batu ngebatman/ngelowo

murai batu ngebatman alias ngelowo – dalam memelihara berbagai macam bagai kategori burung bernyanyi, pastinya senantiasa terdapat anca yang membikin penangkarnya merasa gelisah. ahwal itu, pula tidak sedikit melanda para celoteh kegandrungan berlaku seperti pemelihara burung murai batu yang eksklusif buat ditarungkan. disharmoni yang lazim berlangsung ialah dimana ketika burung berkelakuan laris yang malah selalu diduga minim baik, misalkan atas timbulnya gajak alamiah alias bawaan burung tapi yang karakternya berat melimpah dikatakan minim bagus. salah satu rutinitas bawaan dari burung berjulukan latin copsychus malabaricus ini yang melihat pada keadaan enggak memakai adalah acapkali ngebatman alias pula selalu dikenal ngelowo.

murai batu ngebatman
murai batu ngebatman (photobucket. com/user/suwarno71)
sehubungan atas itu, faktor dari murai batu ngebatman, dapat berlangsung lantaran aspek definit. mengenai pandangan yang membuat burung dari jenis copsychus ini jadi ngelowo ialah lagi berkondisi minim afiat, oper birahi, mentalnya anjlok alias berkurang, belum berakhir era mabung (lagi sorong kapak alias akhir) akan tetapi konsisten ditarungkan, dijemur dengan cara eksesif, amat domestik, ciri alamiah alias bawaan tiap perseorangan murai batu, serta lain serupanya. sebaliknya buat efek minim bagusnya ialah burung lebih kerap ngeruji serta turun ke komponen bawah kandang sambil ngeriwik. karna efek itu dapat mengecilkan penampilan sekalian evaluasi burung ketika dilombakkan, sehingga hendaknya metode menangani murai batu ngebatman lekas diaplikasikan.

menangani murai batu ngebatman, sesungguhnya lagi dapat diaplikasikan. tapi bila buat menghilangkan-nya, sampai ketika ini lagi belum terdapat aturannya, serta bila terdapat itu juga kemungkinan besar enggak bakal menuaikan perolehan. dapat begitu, karna ngebatman seorang diri adalah gajak paten alias permanen yang dipunya oleh murai batu, sehingga enggak dapat dihilangkan. terkupas dari itu segala, metode menangani murai batu ngelowo dapat ditangani atas meletakkan birahi burung, memperbaiki mentalnya yang anjlok, membereskan kepribadian yang amat domestik, serta membenarkan cara penjemuran yang oper. buat lebih lengkapnya lagi, hal penindakan burung yang senang ngelowo alias ngebatman, begitu juga selanjutnya ini;

mengecilkan oper birahi

biasanya murai batu yang lantai birahinya amat oper, kemungkinan beliau bakal berat kerap ngelowo bila diadu atas burung lainnya. disamping itu, karna batin murai batu ngelowo lagi dalam hal anjlok alias berkurang, sehingga hendaknya beliau janganlah ditarungkan (dilombakan) lebih-lebih dulu sampai sekeliling 1 hingga 2 bulan, alias andaikan batin burung sudah membaik selengkapnya.

sebaliknya metode menghapuskan murai batu ngelowo yang diakibatkan karna oper birahi antara lain; teratur mengembunkan di pagi hari, mengecilkan pakan adendum/ef (ekstra fooding) khususnya jangkrik, teratur diumbar ke dalam kerangkeng umbaran, mengecilkan durasi penjemuran, serta dikasihkan multivitamin. agar birahi burung kira-kira berkurang, berikan cacing es tanah serta larva ampel/larva bumbung. kedua kategori pakan hidup itu diyakini bisa meletakkan birahi murai batu.

membenarkan batin murai batu

bila gajak ngebatman enggak lantaran burung lagi oper birahi, serta bila kemungkinannya diakibatkan oleh batin yang lagi anjlok alias berkurang, sehingga menangani murai batu ngebatman nyaris serupa perihalnya atas penindakan yang dikasihkan pada burung oper birahi. akan tetapi perbedaannya, pakan adendum (ef) serupa jangkrik malah dikasihkan sesuka burung.

dapat sedemikian itu, karna burung yang mentalnya lagi berkurang pula dapat berlangsung karna keinginan protein tinggi serupa kroto serta jangkrik, enggak terkabul atas bagus. sementara durasi alias sekeliling 1 hingga 2 bulan, janganlah pertemukan atas burung lain. bila burung telah kelihatan afiat, sehingga arketipe pemeliharaan murai harian telah dapat dikasihkan serupa kebanyakan.

membikin murai batu sedikit giras

burung yang amat domestik, biasanya bila dihampiri sehingga ekornya bakal naik ke berdasarkan, kapak diturunkan, dadanya memunjung, serta suaranya berat cuma begitu-begitu aja. serta bila itu berlangsung pada burung adu, pastinya bakal mengecilkan penilaian-nya ketika moncer di alun-alun. disamping itu, bila enggak lekas ditindak lanjuti, kemungkinannya beliau bakal amat aleman pada pemilik, serta bila didiamkan dalam waktu durasi yang alot sehingga enggak mengisolasi kemungkinan bila esoknya murai batu jadi ngelowo domestik.

sebaliknya buat menangani murai batu ngebatman yang diakibatkan karna terlau domestik, dapat ditangani atas metode amal pakan murai batu adendum alias ekstra fooding (ef) yang kira-kira berlainan pada biasanya. bila karna burung domestik sehingga kebanyakan ef dikasihkan atas metode disuapi, sehingga lekas hentikan rutinitas ini. berikan pakan ef pada burung atas metode dilempar ke dalam kandang agar beliau ingin mengejarnya serta lebih giras. cara seperti itu, berhajat biar burung lebih bebas dari gajak domestik yang membawa dampak terjadinya ngebatman.

kurangi durasi penjemuran

tidak cuma karna oper birahi, batin yang berkurang serta amat domestik, penjemuran yang oper alias berlebih pula dapat membawa dampak murai batu ngebatman. oleh karna itu, terdapat bagusnya bila cara khususnya durasi penjemuran lebih dicermati. sebagian burung-burung definit benar terdapat yang sesuai dijemur atas durasi lamban, bakal tapi apabila belum ingat kepribadian burung yang sesungguhnya sehingga hendaknya janganlah amat kerap menjemurnya atas durasi yang lamban.

buat itu, kurangi jam penjemuran itu seorang diri. bila kebanyakan burung yang sebelum ngelowo dijemur selagi 1 jam, sehingga kurangi jadi ½ jam, alias andaikan burung enggak hingga amat kehangatan (enggak terdapat referensi durasi yang tentu, karna tiap burung cirinya berbeda-beda). bila mandi burung kebanyakan dijalani 1 kali dalam satu hari, sehingga imbuh jadi 2 kali, alias lebih (tercantel kepribadian burung).

tidak cuma itu, bila kebanyakan kerap dikasih ef yang berwujud jangkrik, larva hongkong atau kepang, sehingga bahar stop buat sementara durasi pemberiannya. akan tetapi, ekstra fooding alias ef (pakan adendum) lagi dapat dikasihkan tapi cuma yang berwujud larva ampel/larva bumbung serta cacing es tanah. kedua pakan itu, diyakini enggak amat panas bila dimakan oleh burung, berlainan atas larva hongkong, jangkrik serta kepang yang berkarakter panas buat badan burung. terakhir, agar panas badan burung kira-kira menurun, enggak terdapat salahnya bila dikasih minuman berwujud air penyegar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar